Hadist Ke-23491

حَدَّثَنَا بَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا أَشْعَثُ بْنُ سُلَيْمٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ يُحَدِّثُ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا وَعِنْدَهَا رَجُلٌ قَالَ فَتَغَيَّرَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَأَنَّهُ شَقَّ عَلَيْهِ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ انْظُرْنَ مَا إِخْوَانُكُنَّ فَإِنَّمَا الرَّضَاعَةُ مِنْ الْمَجَاعَةِ

Telah menceritakan kepada kami [Bahzu], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Asy'ats bin Sulaim], bahwa dia mendengar [ayahnya] bercerita dari [Masruq], dari [Aisyah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menemuinya dan ada seorang laki-laki yang bersamanya. Maka wajah Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berubah seakan-akan beliau keberatan, serta merta Aisyah berkata; "Wahai Rasulullah! Dia adalah saudaraku (sepersusuan)." Maka Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Lihatlah kalian siapa saudara-saudara kalian, hanyasanya susuan itu terjadi karena lapar."


Hadist Ke-23492

حَدَّثَنَا بَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ مُعَاذَةَ أَنَّ امْرَأَةً سَأَلَتْ عَائِشَةَ إِحْدَانَا تَحِيضُ أَتُجْزِئُ صَلَاتَهَا فَقَالَتْ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ قَدْ كُنَّا نَحِيضُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَا نَفْعَلُ ذَلِكَ

Telah menceritkan kepada kami [Bahzu], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam], dari [Qotadah], dari [Mu'adzah], bahwa ada seorang lelaki bertanya kepada [Aisyah], salah seorang di antara kami ada yang haid, apakah shalatnya mendapat pahala? (Aisyah) Berkata; "Apakah kamu orang hururiyah (khawarij)? Kami pernah haid pada masa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dan kami tidak melakukan hal itu."


Hadist Ke-23493

حَدَّثَنَا بَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى عَنْ سَعْدِ بْنِ هِشَامٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ الْمَاهِرَ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَؤُهُ تَشْتَدُّ عَلَيْهِ قِرَاءَتُهُ فَلَهُ أَجْرَانِ

Telah menceritakan kepada kami [Bahzu], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam], telah menceritakan kepada kami [Qatadah], dari [Zurarah bin Aufa], dari [Sa'ad bin Hisyam], dari [Aisyah], bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Orang yang membaca Al Quran sedang ia lancar dalam membacanya maka dia bersama para malaikat yang mulia, sedangkan orang yang membaca Al Quran sedang ia terbata-bata bacaannya, maka baginya dua pahala."


Hadist Ke-23494

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ سَوْدَةُ امْرَأَةً ثَبِطَةً ثَقِيلَةً فَاسْتَأْذَنَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تُفِيضَ مِنْ جَمْعٍ قَبْلَ أَنْ تَقِفَ فَأَذِنَ لَهَا قَالَتْ عَائِشَةُ وَدِدْتُ أَنِّي كُنْتُ اسْتَأْذَنْتُهُ فَأَذِنَ لِي وَكَانَ الْقَاسِمُ يَكْرَهُ أَنْ يُفِيضَ قَبْلَ أَنْ يَقِفَ

Telah menceritakan kepada kami [Bahzu], telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah], dia berkata; telah mengabarkan kepada kami [Abdurrahman bin Al-Qasim], dari [ayahnya], dari [Aisyah], berkata; "Saudah adalah seorang wanita yang gemuk lagi lambat gerakannya. Dia meminta izin kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam untuk melakuan thawaf ifadlah sebelum ia wuquf. Lalu beliau mengizinkannya. Aisyah berkata; "Saya ingin meminta izin kepadanya juga, dan beliau mengizinkanku. Sedangkan Qasim, ia tidak senang melakukan thawaf ifadlah sebelum ia wuquf."


Hadist Ke-23495

حَدَّثَنَا بَهْزٌ قَالَ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ قَالَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ زُرَارَةَ بْنِ أَوْفَى أَنَّ سَعْدَ بْنَ هِشَامٍ حَدَّثَهُ قَالَ قُلْتُ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ حَدِّثِينِي عَنْ خُلُقِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ أَلَسْتَ تَقْرَأُ الْقُرْآنَ قَالَ قُلْتُ بَلَى فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَتْ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا صَلَّى صَلَاةً دَاوَمَ عَلَيْهَا وَكَانَ إِذَا فَاتَهُ الْقِيَامُ مِنْ اللَّيْلِ غَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ بِنَوْمٍ أَوْ وَجَعٍ صَلَّى ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْ النَّهَارِ قَالَتْ وَلَمْ يَقُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً يُتِمُّهَا حَتَّى الصَّبَاحِ وَلَمْ يَقْرَإِ الْقُرْآنَ فِي لَيْلَةٍ يُتِمُّهُ وَلَمْ يَصُمْ شَهْرًا يُتِمُّهُ غَيْرَ رَمَضَانَ حَتَّى مَاتَ

Telah menceritakan kepada kami [Bahzu], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Hammam], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Zurarah bin Awfa], bahwa [Sa'ad bin Hisyam] telah menceritakannya. Dia berkata; saya berkata; "Wahai [ummul mukminin], ceritakanlah kepadaku mengenai akhlak Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam! (Aisyah) bertanya; "Bukankah engkau telah membaca Al Quran?" (Sa'ad bin Hisyam) Berkata; "Benar." Kemudian dia menceritakan hadis. (Aisyah) Berkata; "Apabila Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam melakukan suatu shalat, beliau mengerjakannya terus menerus. Dan apabila shalat malam terlewatkan oleh beliau, baik karena ketiduran atau karena sakit, beliau shalat dua belas rakaat di siang harinya." (Aisyah) Berkata; "Dan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tidak pernah shalat malam kemudian menyempurnakannya sampai pagi, dan beliau tidak pernah membaca Al Quran pada suatu malam kemudian beliau menghatamkannya, serta beliau tidak pernah berpuasa satu bulan penuh kecuali puasa ramadlan hingga beliau wafat."