Hadist Ke-21646
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُطَرِّفٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الصُّنَابِحِيِّ قَالَ زَعَمَ أَبُو مُحَمَّدٍ أَنَّ الْوَتْرَ وَاجِبٌ فَقَالَ عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ كَذَبَ أَبُو مُحَمَّدٍ أَشْهَدُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَمْسُ صَلَوَاتٍ افْتَرَضَهُنَّ اللَّهُ عَلَى عِبَادِهِ مَنْ أَحْسَنَ وُضُوءَهُنَّ وَصَلَاتَهُنَّ لِوَقْتِهِنَّ فَأَتَمَّ رُكُوعَهُنَّ وَسُجُودَهُنَّ وَخُشُوعَهُنَّ كَانَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ أَنْ يَغْفِرَ لَهُ وَمَنْ لَمْ يَفْعَلْ فَلَيْسَ لَهُ عِنْدَ اللَّهِ عَهْدٌ إِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُ وَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُ
Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Mutharrif] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atho` bin Yasar] dari ['Abdullah Ash Shunabihi] ia berkata; Abu Muhammad mengira bahwa witir hukumnya wajib kemudian ['Ubadah bin Ash Shamit] berkata: Abu Muhammad telah berbohong, saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Ada lima shalat yang Allah wajibkan atas para hamba, barang siapa yang memperbagus wudhunya dan shalatnya pada waktunya dengan menyempurnakan ruku', sujud dan khusyu' maka dia memiliki perjanjian dengan Allah agar Dia mengampuninya dan barang siapa yang tidak menunaikannya maka dia tidak memiliki perjanjian di sisi Allah, jika Allah berkehendak maka mengampuninya dan jika berkehendak akan mengadzabnya."
Hadist Ke-21647
حَدَّثَنَا أَبُو الْعَلَاءِ الْحَسَنُ بْنُ سَوَّارٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ زِيَادٍ حَدَّثَنِي عُبَادَةُ بْنُ الْوَلِيدِ بْنِ عُبَادَةَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ دَخَلْتُ عَلَى عُبَادَةَ وَهُوَ مَرِيضٌ أَتَخَايَلُ فِيهِ الْمَوْتَ فَقُلْتُ يَا أَبَتَاهُ أَوْصِنِي وَاجْتَهِدْ لِي فَقَالَ أَجْلِسُونِي قَالَ يَا بُنَيَّ إِنَّكَ لَنْ تَطْعَمَ طَعْمَ الْإِيمَانِ وَلَنْ تَبْلُغْ حَقَّ حَقِيقَةِ الْعِلْمِ بِاللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَتَّى تُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ قَالَ قُلْتُ يَا أَبَتَاهُ فَكَيْفَ لِي أَنْ أَعْلَمَ مَا خَيْرُ الْقَدَرِ وَشَرُّهُ قَالَ تَعْلَمُ أَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ وَمَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ يَا بُنَيَّ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَوَّلَ مَا خَلَقَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى الْقَلَمُ ثُمَّ قَالَ اكْتُبْ فَجَرَى فِي تِلْكَ السَّاعَةِ بِمَا هُوَ كَائِنٌ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ يَا بُنَيَّ إِنْ مِتَّ وَلَسْتَ عَلَى ذَلِكَ دَخَلْتَ النَّارَ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al 'Alla` Al Hasan bin Sawwar] telah bercerita kepada kami [Laits] dari [Mu'awiyah] dari [Ayyub bin Ziyad] telah bercerita kepadaku ['Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah] telah bercerita kepadaku [ayahku], ia berkata; aku menemui 'Ubadah bin Ash Shamit ketika ia sedang sakit, aku membayangkan kematian pada dirinya, aku berkata: Wahai ayah, berwasiatlah kepadaku, dan bersungguh-sungguhlah dalam berwasiat kepadaku. Ia berkata: Dudukkan saya. ia berkata: Wahai anakku, kamu tidak akan merasakan lezatnya iman dan tidak pula sampai kepada kebenaran hakikat ilmu tentang Allah Tabaaroka wa Ta'aala sehingga kamu beriman dengan taqdir yang baik maupun yang buruk. Aku berkata: Wahai ayah bagaimana saya bisa mengetahui taqdir yang baik dan taqdir yang buruk? ayahku menjelaskan: Yaitu hendaknya kamu mengetahui bahwasanya apa saja yang tidak akan mengenaimu tidak akan menimpamu dan apa saja yang mengenaimu pasti tidak meleset darimu, wahai anakku, saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Sesuatu yang Allah Tabaaroka wa Ta'aala cipta pertama kali adalah pena, kemudian Allah ta'ala berfirman: "Tulislah, " maka pada saat itu pula diberlakukan apa saja yang terjadi hingga hari kiamat, wahai anakku jika kamu meninggal dalam keadaan tidak beriman terhadap yang demikian, maka kamu masuk ke dalam neraka".
Hadist Ke-21648
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ أَنَّ رَجُلًا سَمِعَ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ يَقُولُ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قُومُوا نَسْتَغِيثُ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ هَذَا الْمُنَافِقِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُقَامُ لِي إِنَّمَا يُقَامُ لِلَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Dawud] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Al Harits bin Yazid] dari ['Ali bin Rabah] bahwa [seseorang] mendengar ['Ubadah bin Ash Shamit] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menemui kami, lalu Abu Bakar berkata: Berdirilah kalian, mari kita memohon pertolongan melalui Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dari munafiq ini, maka Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Kita berdiri bukan untuk diriku, melainkan untuk Allah Tabaaroka wa Ta'aala."
Hadist Ke-21649
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّ الْوَلِيدَ بْنَ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ أَوْصَانِي أَبِي رَحِمَهُ اللَّهُ تَعَالَى فَقَالَ يَا بُنَيَّ أُوصِيكَ أَنْ تُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ فَإِنَّكَ إِنْ لَمْ تُؤْمِنْ أَدْخَلَكَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى النَّارَ قَالَ وَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَوَّلُ مَا خَلَقَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى الْقَلَمُ ثُمَّ قَالَ لَهُ اكْتُبْ قَالَ وَمَا أَكْتُبُ قَالَ فَاكْتُبْ مَا يَكُونُ وَمَا هُوَ كَائِنٌ إِلَى أَنْ تَقُومَ السَّاعَةُ
Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Dawud] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Yazid bin Abu Habib] bahwa [Al Walid bin 'Ubadah bin Ash Shamit] berkata; [Ayahku] berwasiat padaku; Wahai anakku! Aku berwasiat padaku agar kau beriman pada takdir, baik dan buruknya karena bila kau tidak beriman maka Allah akan memasukkanmu ke dalam neraka. Aku pernah mendengar Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Makhluk pertama yang diciptakan Allah adalah pena kemudian Allah berfirman padanya: "Tulislah." Pena bertanya: Apa yang harus aku tulis? Allah subhanahu wata'ala berfirman, "Tulislah apa yang terjadi dan yang akan terjadi hingga kiamat."
Hadist Ke-21650
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ أَبُو ضَمْرَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ حَرْمَلَةَ عَنْ يَعْلَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هُرْمُزَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّادٍ الزُّرَقِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ كَانَ يَصِيدُ الْعَصَافِيرَ فِي بِئْرِ إِهَابٍ وَكَانَتْ لَهُمْ قَالَ فَرَآنِي عُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ وَقَدْ أَخَذْتُ الْعُصْفُورَ فَيَنْزِعُهُ مِنِّي فَيُرْسِلُهُ وَيَقُولُ أَيْ بُنَيَّ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّمَ مَا بَيْنَ لَابَتَيْهَا كَمَا حَرَّمَ إِبْرَاهِيمُ مَكَّةَ
Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin 'Abdullah bin Ja'far] telah bercerita kepadaku [Anas bin 'Iyadh Abu Dhamroh] berkata; Telah bercerita kepadaku ['Abdur Rahman bin Harmalah] dari [Ya'la bin Abdur Rahman bin Hurmuz] bahwasanya ['Abdullah bin 'Abbad Az Zuraqi] bercerita padanya, bahwa ia pernah berburu burung-burung kecil disumur ihab milik mereka, Abdullah berkata, lalu ['Ubadah bin Ash Shamit] melihatku ketika saya menangkap burung-burung tersebut maka ia merebutnya dariku dan melepaskannya dan berkata: Wahai anakku, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam telah menjadikan apa yang berada diantara dua bebatuan hitam (Madinah) sebagai tanah haram sebagaimana Ibrahim menjadikan Makkah sebagai tanah haram.