Hadist Ke-21641
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ وَإِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَا حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ أَبِي سَلَّامٍ قَالَ إِسْحَاقُ الْأَعْرَجِ عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ الْكِنْدِيِّ أَنَّهُ جَلَسَ مَعَ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ وَأَبِي الدَّرْدَاءِ وَالْحَارِثِ بْنِ مُعَاوِيَةَ الْكِنْدِيِّ فَتَذَاكَرُوا حَدِيثَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبُو الدَّرْدَاءِ لِعُبَادَةَ يَا عُبَادَةُ كَلِمَاتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ كَذَا وَكَذَا فِي شَأْنِ الْأَخْمَاسِ فَقَالَ عُبَادَةُ قَالَ إِسْحَاقُ فِي حَدِيثِهِ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِهِمْ فِي غَزْوِهِمْ إِلَى بَعِيرٍ مِنْ الْمَقْسِمِ فَلَمَّا سَلَّمَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَنَاوَلَ وَبَرَةً بَيْنَ أُنْمُلَتَيْهِ فَقَالَ إِنَّ هَذِهِ مِنْ غَنَائِمِكُمْ وَإِنَّهُ لَيْسَ لِي فِيهَا إِلَّا نَصِيبِي مَعَكُمْ إِلَّا الْخُمُسُ وَالْخُمُسُ مَرْدُودٌ عَلَيْكُمْ فَأَدُّوا الْخَيْطَ وَالْمَخِيطَ وَأَكْبَرَ مِنْ ذَلِكَ وَأَصْغَرَ وَلَا تَغُلُّوا فَإِنَّ الْغُلُولَ نَارٌ وَعَارٌ عَلَى أَصْحَابِهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَجَاهِدُوا النَّاسَ فِي اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى الْقَرِيبَ وَالْبَعِيدَ وَلَا تُبَالُوا فِي اللَّهِ لَوْمَةَ لَائِمٍ وَأَقِيمُوا حُدُودَ اللَّهِ فِي الْحَضَرِ وَالسَّفَرِ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَإِنَّ الْجِهَادَ بَابٌ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ عَظِيمٌ يُنَجِّي اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى بِهِ مِنْ الْغَمِّ وَالْهَمِّ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Yaman] dan [Ishaq bin 'Isa] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Abu Bakr bin 'Abdullah bin Abu Maryam] dari [Abu Sallam], Ishaq berkata, Al A'raj dari [Al Miqdam bin Ma'di Al Kindi], bahwasanya ia duduk bersama 'Ubadah bin Ash Shamit, Abu Ad Darda` dan Al Harits bin Mu'awiyah Al Kindi mereka menyebut hadis Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam lalu Abu Ad Darda` berkata kepada 'Ubadah; Hai Ubadah, tolong jelaskan kata-kata Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam saat perang ini dan itu perihal harta rampasan perang!. -Ishaq manjelaskan dalam hadisnya: - maka ['Ubadah] berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam shalat mengimami mereka dalam peperangan mereka menghadap unta rampasan perang, setelah salam beliau berdiri kemudian beliau mengambil bulu kapas diantara ujung-ujung jari beliau lalu beliau bersabda: "Sesungguhnya ini termasuk harta-harta rampasan perang kalian dan aku hanya mendapatkan seperlima bagian darinya dan seperlima itu dikembalikan lagi pada kalian, karena itu berikanlah benang, kain yang dijahit, barang yang lebih besar dan lebih kecil darinya, jangan sesekali kalian berkhianat karena pengkhinatan adalah neraka dan aib bagi pelakunya baik di dunia maupun di akhirat, perangilah manusia dengan niat karena Allah Tabaaroka wa Ta'aala baik yang dekat atau pun yang jauh, jangan hiraukan cercaan orang saat menjalankan perintah Allah, tegakkanlah hukum Allah saat bermukim dan bepergian, berjihadlah dijalan Allah karena jihad adalah salah satu pintu surga yang besar, dengan jihad Allah Tabaaroka wa Ta'aala mengobati duka dan kesedihan."
Hadist Ke-21642
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي عُبَادَةُ بْنُ الْوَلِيدِ بْنِ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ عَنْ أَبِيهِ الْوَلِيدِ عَنْ جَدِّهِ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ وَكَانَ أَحَدَ النُّقَبَاءِ قَالَ بَايَعْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْعَةَ الْحَرْبِ وَكَانَ عُبَادَةُ مِنْ الِاثْنَيْ عَشَرَ الَّذِينَ بَايَعُوا فِي الْعَقَبَةِ الْأُولَى عَلَى بَيْعَةِ النِّسَاءِ فِي السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فِي عُسْرِنَا وَيُسْرِنَا وَمَنْشَطِنَا وَمَكْرَهِنَا وَلَا نُنَازِعُ فِي الْأَمْرِ أَهْلَهُ وَأَنْ نَقُولَ بِالْحَقِّ حَيْثُمَا كُنَّا لَا نَخَافُ فِي اللَّهِ لَوْمَةَ لَائِمٍ
Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah bercerita kepada kami [ayahku] dari [Ibnu Ishaq] telah bercerita kepadaku ['Ubadah bin Al Walid bin 'Ubadah bin Ash Shamit] dari [ayahnya, Al Walid] dari [kakeknya, 'Ubadah bin Ash Shamit] ia adalah salah seorang pemimpin, ia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membaiat kami untuk berperang dan 'Ubadah adalah satu dari duabelas orang yang berbaiat 'aqabah pertama yang membaiat kaum wanita untuk mendengar dan taat baik saat susah atau pun senang, saat giat atau pun malas, tidak menentang sesuatu yang sudah diwewenangi ahlinya, mengatakan kebenaran dimana saja kami berada dan tidak takut celaan orang karena menjalankan perintah Allah.
Hadist Ke-21643
حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنِ الْمُغِيرَةِ عَنِ الشَّعْبِيِّ أَنَّ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ رَجُلٍ يُجْرَحُ فِي جَسَدِهِ جِرَاحَةً فَيَتَصَدَّقُ بِهَا إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ عَنْهُ مِثْلَ مَا تَصَدَّقَ بِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Suraij bin An Nu'man] telah bercerita kepada kami [Husyaim] dari [Al Mughirah] dari [Asy Sya'bi], bahwa ['Ubadah bin Ash Shamit] berkata: saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Tidaklah seseorang yang terluka di jasadnya lalu menyedekahkannya melainkan Allah akan menghapus dosanya seperti yang ia sedekahkan."
Hadist Ke-21644
حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا الْمُعَافَى حَدَّثَنَا مُغِيرَةُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ ثَعْلَبَةَ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ أَتَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَرِيضٌ فِي نَاسٍ مِنْ الْأَنْصَارِ يَعُودُونِي فَقَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَا الشَّهِيدُ فَسَكَتُوا فَقَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَا الشَّهِيدُ فَسَكَتُوا قَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَا الشَّهِيدُ فَقُلْتُ لِامْرَأَتِي أَسْنِدِينِي فَأَسْنَدَتْنِي فَقُلْتُ مَنْ أَسْلَمَ ثُمَّ هَاجَرَ ثُمَّ قُتِلَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَهُوَ شَهِيدٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ شُهَدَاءَ أُمَّتِي إِذًا لَقَلِيلٌ الْقَتْلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ شَهَادَةٌ وَالْبَطْنُ شَهَادَةٌ وَالْغَرَقُ شَهَادَةٌ وَالنُّفَسَاءُ شَهَادَةٌ
Telah menceritakan kepada kami [Suraij] telah bercerita kepada kami [Al Mu'afa] telah bercerita kepada kami [Mughirah bin Ziyad] dari ['Ubadah bin Nusai] dari [Al Aswad bin Tsa'balah] dari ['Ubadah bin Ash Shamit] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mendatangiku saat aku sakit, saat itu beberapa orang Anshar menjengukku, beliau bersabda: "Apakah kalian tahu siapa yang disebut syahid itu?" mereka diam, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Apakah kalian tahu siapa syahid itu?" mereka diam, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Apakah kalian tahu siapa syahid itu?" lalu aku berkata kepada istriku; Sandarkan aku. Ia pun menyandarkanku lalu aku menjawab; Orang yang masuk Islam lalu berhijrah kemudian terbunuh dijalan Allah itulah yang dinamakan syahid. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Kalau begitu, syuhada` ummatku sedikit, ketahuilah bahwa mati dijalan Allah itu syahid, orang mati karena sakit perut itu syaid, orang tenggelam itu syahid dan wanita-wanita nifas yang mati itu syahid."
Hadist Ke-21645
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا قَتَادَةُ وَحُمَيْدٌ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ حِطَّانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيِّ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا نَزَلَ عَلَيْهِ الْوَحْيُ كَرَبَ لَهُ وَتَرَبَّدَ وَجْهُهُ وَإِذَا سُرِّيَ عَنْهُ قَالَ خُذُوا عَنِّي خُذُوا عَنِّي ثَلَاثَ مِرَارٍ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لَهُنَّ سَبِيلًا الثَّيِّبُ بِالثَّيِّبِ وَالْبِكْرُ بِالْبِكْرِ الثَّيِّبُ جَلْدُ مِائَةٍ وَالرَّجْمُ وَالْبِكْرُ جَلْدُ مِائَةٍ وَنَفْيُ سَنَةٍ
Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Hammad] telah mengabarkan kepada kami [Qatadah] dan [Humaid] dari [Al Hasan] dari [Hiththon bin 'Abdullah Ar Roqqosyi] dari ['Ubadah bin Ash Shamit] bahwa bila turun wahyu kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, beliau kelihatan kesusahan dan muka beliau memasam, sebaliknya bila mendapat khabar gembira beliau bersabda: "Ambillah dariku -sebanyak tiga kali- sungguh Allah telah memberi ketetapan hukum bagi mereka, maksudnya perihal zina seorang wanita yang telah bersuami dengan seorang pria yang telah beristri, dan zina seorang jejaka dengan seorang gadis, wanita yang telah bersuami dan pria yang telah beristri jika berzina dicambuk seratus kali dan dirajam, sebaliknya jejaka dan gadis hukumannya seratus kali cambuk dan diasingkan selama satu tahun."