Hadist Ke-9116
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا سُهَيْلٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنَا بِعَمَلٍ يَعْدِلُ الْجِهَادَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ لَا تُطِيقُونَهُ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا قَالَ قَالُوا أَخْبِرْنَا فَلَعَلَّنَا نُطِيقُهُ قَالَ مَثَلُ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ الصَّائِمِ الْقَائِمِ الْقَانِتِ بِآيَاتِ اللَّهِ لَا يَفْتُرُ مِنْ صِيَامٍ وَلَا صَلَاةٍ حَتَّى يَرْجِعَ الْمُجَاهِدُ إِلَى أَهْلِهِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Suhail] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] berkata; Para sahabat berkata; "Wahai Rasulullah, kabarkanlah kepada kami amalan yang pahalanya sebanding dengan jihad di jalan Allah, " beliau bersabda: "Kalian tidak akan mampu, " beliau ulangi dua atau tiga kali. Abu Hurairah berkata; Para sahabat berkata; "Kabarkanlah kepada kami mudah-mudahan kami mampu?" maka beliau bersabda: "Permisalan orang yang berjihad di jalan Allah adalah seperti seorang yang puasa di siang hari dan shalat di malam hari membaca ayat ayat Allah, dia tidak putus puasa dan shalatnya sehingga seorang mujahid pulang ke rumah keluarganya."
Hadist Ke-9117
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُذِّبَتْ امْرَأَةٌ فِي هِرَّةٍ رَبَطَتْهَا فَلَمْ تُطْعِمْهَا وَلَمْ تُرْسِلْهَا فَتَأْكُلَ مِنْ حَشَرَاتِ الْأَرْضِ
Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang wanita disiksa lantaran seekor kucing yang mati karena ia kurung, ia tidak memberinya makan, atau melepasnya sehingga mencari makan dari serangga bumi."
Hadist Ke-9118
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي رَزِينٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ رَأَيْتُهُ يَضْرِبُ جَبْهَتَهُ بِيَدِهِ وَيَقُولُ يَا أَهْلَ الْعِرَاقِ تَزْعُمُونَ أَنِّي أَكْذِبُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَكُنْ لَكُمُ الْمَهْنَأُ وَعَلَيَّ الْإِثْمُ أَشْهَدُ لَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا انْقَطَعَ شِسْعُ أَحَدِكُمْ فَلَا يَمْشِي فِي الْأُخْرَى حَتَّى يُصْلِحَهَا
Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Razin] dari [Abu Hurairah], Abu Razin berkata; Aku melihat Abu Hurairah memukul keningnya seraya berkata; "Wahai orang-orang Iraq, kalian kira aku berbohong atas Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, sehingga kalian akan mendapatkan pujian dan aku mendapatkan dosa?, aku bersaksi bahwa aku benar-benar pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika tali sandal kalian terputus maka janganlah memakai sandal yang satunya hingga ia memperbaiki sandalnya yang putus."
Hadist Ke-9119
وَإِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِي إِنَاءِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَتَوَضَّأْ حَتَّى يَغْسِلَهَا سَبْعَ مَرَّاتٍ
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya dari [Abu Hurairah] "Dan Jika seekor anjing menjilat bejana salah seorang dari kalian, maka janganlah kalian berwudhu dengannya sehingga ia cuci tujuh kali."
Hadist Ke-9120
حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ تَوَضَّأَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَدَنَا وَأَنْصَتَ وَاسْتَمَعَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ قَالَ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا
Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berwudhu dengan membaguskan wudhunya, kemudian ia mendatangi shalat jum'at, mendekat dan diam mendengarkan khutbah imam, maka akan diampunkan baginya dosa antara jum'at dengan jum'at berikutnya, ditambah tiga hari." Beliau bersabda: "Barangsiapa menyentuh (bermain) dengan kerikil maka telah sia-sia jum'atnya."