Hadist Ke-23651

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ أَوَّلُ مَا يَبْدَأُ بِهِ إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ السِّوَاكَ وَآخِرُهُ إِذَا خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syarik], dari [Al-Miqdam bin Syuraih], dari [ayahnya], dari [Aisyah] berkata; "Sesungguhnya yang pertama beliau (Nabi) lakukan ketika masuk ke rumahnya adalah bersiwak, dan yang terakhir beliau lakukan jika hendak keluar dari rumahnya adalah shalat dua rakaat sebelum fajar."


Hadist Ke-23652

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ وَحَجَّاجٌ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ شُرَيْحٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ عَنْ الْمَسْحِ عَلَى الْخُفَّيْنِ فَقَالَتْ ائْتِ عَلِيًّا فَاسْأَلْهُ قَالَ فَأَتَيْتُهُ فَقَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا إِذَا سَافَرْنَا أَنْ نَمْسَحَ عَلَى خِفَافِنَا قَالَ أَسْوَدُ فِي حَدِيثِهِ وَرُبَّمَا قَالَ شَرِيكٌ كُنَّا إِذَا كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ مَسَحْنَا عَلَى خِفَافِنَا

Telah menceritakan kepada kami [Aswad] dan [Hajjaj] -secara makna-, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami [Syarik], dari [Al-Miqdam bin Syuraih], dari [ayahnya] berkata; saya bertanya kepada [Aisyah] tentang mengusap kedua khuf (sepatu), Aisyah berkata; datangilah Ali dan tanyakan kepadanya. Dia (ayahnya) Berkata; saya mendatanginya (Ali), dia berkata; "Nabi Shallallahu'alaihi wasallam memerintahkan kami apabila kami berpergian untuk mengusap kedua khuf kami." Aswad berkata dalam hadisnya; mungkin Syarik berkata; kami apabila bersama dengan Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dalam safar, kami mengusap kedua khuf kami.


Hadist Ke-23653

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ خُصَيْفٍ قَالَ حَدَّثَنِي رَجُلٌ مُنْذُ سِتِّينَ سَنَةً عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَجْمَرْتُ رَأْسِي إِجْمَارًا شَدِيدًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا عَائِشَةُ أَمَا عَلِمْتِ أَنَّ عَلَى كُلِّ شَعَرَةٍ جَنَابَةً

Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syarik], dari [Khushaif], dia berkata; telah menceritakan kepadaku [seorang laki-laki] sejak enam puluh tahun yang lalu, dari [Aisyah] berkata; saya membalut kepala saya dengan balutan yang kuat, lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Wahai Aisyah! Tidakkah kamu ketahui bahwa sesungguhnya pada setiap helai rambut juga ada perhitungan junubnya."


Hadist Ke-23654

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَجُلًا دَخَلَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَدْنَاهُ وَقَرَّبَ مَجْلِسَهُ فَلَمَّا خَرَجَ قَالَتْ لَهُ عَائِشَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَمْ تَكُ تَشْكُو هَذَا الرَّجُلَ قَالَ بَلَى وَلَكِنْ إِنَّ مِنْ شِرَارِ النَّاسِ أَوْ شَرِّ النَّاسِ الَّذِينَ إِنَّمَا يُكْرَمُونَ اتِّقَاءَ شَرِّهِمْ

Telah menceritakan kepada kami [Aswad], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syarik], dari [Al-A'masy], dari [Mujahid], dari [Aisyah], ada seorang lelaki mendatangi Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, lalu ia menghampiri dan mendekati majelisnya. Tatkala dia keluar, Aisyah berkata kepadanya: "Wahai Rasulullah, bukankah engkau pernah mengeluhkan lelaki ini?" beliau menjawab; "Benar, akan tetapi (ketahuilah) bahwa sejelek-jelek manusia, atau manusia yang paling jelek adalah seseorang yang dimuliakan karena khawatir atas kejahatan mereka."


Hadist Ke-23655

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ قَالَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُجْنِبُ ثُمَّ يَنَامُ ثُمَّ يَنْتَبِهُ ثُمَّ يَنَامُ وَلَا يَمَسُّ مَاءً

Telah menceritakan kepada kami [Aswad], dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syarik], dari [Muhammad bin Abdurrahman], dari [kuraib], dari [Aisyah] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pernah dalam keadaan junub kemudian beliau tidur, lalu beliau bersetubuh dan kembali tidur lagi dan tanpa menyentuh air (mandi atau berwudlu) terlebih dahulu."