Hadist Ke-23046

حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعَوِّذُ بَعْضَ أَهْلِهِ يَمْسَحُهُ بِيَمِينِهِ فَيَقُولُ أَذْهِبْ الْبَاسَ رَبَّ النَّاسِ وَاشْفِ إِنَّكَ أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا قَالَ فَذَكَرْتُهُ لِمَنْصُورٍ فَحَدَّثَنِي عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ نَحْوَهُ

Telah menceritakan kepada kami [Yahya] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman] dari [Muslim] dari [Masruq] dari [Aisyah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pernah memohonkan perlindungan kepada Allah untuk sebagian keluarganya dan kemudian beliau mengusap dengan tangan kanannya. Lalu beliau mengucapkan: "ADZHIBIL BA`SA ROBBAN NAASI WA ISYFI INNAKA ANTAS SYAAFII LAA SYIFAA`A ILLAA SYIFAAUKA SYIFAA`AN LAA YUGHOODIRU SAQOMAA (hilangkan penyakit wahai Tuhan para manusia dan sembuhkanlah karena sesungguhnya Engkau Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lagi)." (perawi) Berkata; "Lalu saya ceritakan hal itu kepada [Manshur], kemudian dia berkata kepadaku dari [Ibrahim] dari [Masruq] dari [Aisyah] dengan hadis yang serupa."


Hadist Ke-23047

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ وَابْنُ نُمَيْرٍ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا تَرَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَلَا شَاةً وَلَا بَعِيرًا وَلَا أَوْصَى بِشَيْءٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَنْفَقَتْ الْمَرْأَةُ مِنْ طَعَامِ زَوْجِهَا فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَقَالَ لَا يَنْقُصُ وَاحِدٌ مِنْهُمَا صَاحِبَهُ شَيْئًا

Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah], dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dan [Ibnu Numair] dari [Al-A'masy] dari [Syaqiq] dari [Masruq] dari [Aisyah] berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam tidak meninggalkan dinar, dirham, kambing, dan tidak juga unta, dan beliau juga tidak berwasiat dengan sesuatu (harta apapun)." Telah menceritakan kepada kami Abdur Rozzaq, dia berkata; telah mengabarkan kepada kami Sufyan dari Al-A`masy dari Syaqiq dari Masruq dari Aisyah dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Jika seorang wanita berinfak dari harta suaminya." Lalu beliau menjelaskan maksudnya seraya bersabda: "Tanpa mengurangi pahala salah satu dari keduanya sama sekali."


Hadist Ke-23048

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ دَخَلَتْ عَلَيْهَا يَهُودِيَّةٌ اسْتَوْهَبَتْهَا طِيبًا فَوَهَبَتْ لَهَا عَائِشَةُ فَقَالَتْ أَجَارَكِ اللَّهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ قَالَتْ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مِنْ ذَلِكَ حَتَّى جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِلْقَبْرِ عَذَابًا قَالَ نَعَمْ إِنَّهُمْ لَيُعَذَّبُونَ فِي قُبُورِهِمْ عَذَابًا تَسْمَعُهُ الْبَهَائِمُ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah], dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Syaqiq] dari [Masruq] dari [Aisyah] berkata; "Ada seorang wanita yahudi menemui Aisyah meminta agar dia diberi minyak wangi, lalu Aisyah pun memberinya." Kemudian (si wanita yahudi) Berkata; "Semoga Allah menyelematkanmu dari siksa kubur." Dia (Aisyah) Berkata; "Hal itu masih tetap mengganjal bagi diriku hingga Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pun datang, lalu aku ceritakan hal itu kepadanya. Aku berkata; 'Wahai Rasulullah, apakah di kubur ada penyiksaan? ' Beliau menjawab: 'Benar, mereka akan disiksa di kuburan-kuburan mereka, siksaan yang dapat didengar oleh binatang-binatang.'"


Hadist Ke-23049

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ وَابْنُ نُمَيْرٍ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ دَخَلَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلَانِ فَأَغْلَظَ لَهُمَا وَسَبَّهُمَا قَالَتْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمَنْ أَصَابَ مِنْكَ خَيْرًا مَا أَصَابَ هَذَانِ مِنْكَ خَيْرًا قَالَتْ فَقَالَ أَوَمَا عَلِمْتِ مَا عَاهَدْتُ عَلَيْهِ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ قَالَ قُلْتُ اللَّهُمَّ أَيُّمَا مُؤْمِنٍ سَبَبْتُهُ أَوْ جَلَدْتُهُ أَوْ لَعَنْتُهُ فَاجْعَلْهَا لَهُ مَغْفِرَةً وَعَافِيَةً وَكَذَا وَكَذَا

Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] dan [Ibnu Numair] secara makna, keduanya berkata; "Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Muslim] dari [Masruq] dari [Aisyah] berkata; "Ada dua orang laki-laki yang menemui Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, lalu beliau bersikap keras terhadap keduanya dan mencela mereka." (Aisyah) Berkata; Saya berkata; "Wahai Rasulullah! Sungguh kebaikan yang telah didapatkan seseorang darimu tidak diperoleh oleh dua laki-laki ini darimu." (Aisyah) Berkata; Kemudian Rasulullah bersabda: "Apakah kamu tahu perjanjian yang telah saya buat terhadap Rob-ku Azzawajalla?" Beliau bersabda: "Saya selalu mengucapkan: 'Ya Allah, setiap mukmin manapun yang saya cela, saya pukul, atau saya laknat maka jadikanlah yang demikian itu sebagai ampunan dan maaf baginya, dan demikian dan demikian.'"


Hadist Ke-23050

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ رَخَّصَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَمْرٍ فَتَنَزَّهَ عَنْهُ نَاسٌ مِنْ النَّاسِ فَبَلَغَ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَغَضِبَ حَتَّى بَانَ الْغَضَبُ فِي وَجْهِهِ ثُمَّ قَالَ مَا بَالُ قَوْمٍ يَرْغَبُونَ عَمَّا رُخِّصَ لِي فِيهِ فَوَاللَّهِ لَأَنَا أَعْلَمُهُمْ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَأَشَدُّهُمْ لَهُ خَشْيَةً

Telah menceritakan kepada kami [Abu Mua'wiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Muslim] dari [Masruq] dari [Aisyah] berkata; "Suatu saat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memberi rukhsah (keringanan) pada suatu perkara, tapi ada sekelompok orang yang meninggalkannya. Kemudian hal itu sampai kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, beliau pun marah hingga wajahnya tampak memerah seraya bersabda: 'Bila ada suatu kaum yang membenci terhadap apa yang telah aku beri keringanan, maka demi Allah, sungguh aku lebih mengetahui tentang Allah Azzawajalla dari pada mereka dan aku adalah orang yang paling takut kepada-Nya dari pada mereka.'"