Hadist Ke-22476

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ سَمِعْتُ أَبَا أَيُّوبَ يُخْبِرُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ بِغَائِطٍ وَلَا بَوْلٍ وَلَكِنْ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا قَالَ أَبُو أَيُّوبَ فَقَدِمْنَا الشَّامَ فَوَجَدْنَا مَرَاحِيضَ جُعِلَتْ نَحْوَ الْقِبْلَةِ فَنَنْحَرِفُ وَنَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Az Zuhri] dari [Atha' bin Yazid Al Laitsi] saya mendengar [Abu Ayyub] mengabarkan dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersaba: "janganlah kalian menghadap ke arah kiblat tatkala buang hajat atau kencing akan tetapi hadaplah ke arah timur atau barat". Abu Ayyub berkata; kami pernah pergi ke Syam lalu kami mendapati wc-wc yang dibuat menghadap kiblat maka kami menyimpang lalu beristighfar kepada Allah.


Hadist Ke-22477

حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلُّوا الْمَغْرِبَ لِفِطْرِ الصَّائِمِ وَبَادِرُوا طُلُوعَ النُّجُومِ

Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Khalid] dari [Ibnu Abu Dzi'b] dari [Yazid bin Abu Habib] dari [seorang laki-laki] dari [Abu Ayyub] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "shalat maghriblah tatkala orang yang berpuasa sedang berbuka dan bersegeralah sebelum muncul bintang-bintang.


Hadist Ke-22478

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَاةَ عَنْ مَكْحُولٍ وحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ مَكْحُولٍ قَالَ قَالَ أَبُو أَيُّوبَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعٌ مِنْ سُنَنِ الْمُرْسَلِينَ التَّعَطُّرُ وَالنِّكَاحُ وَالسِّوَاكُ وَالْحَيَاءُ

Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Hajjaj bin Arthah] dari [Makhul] dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yazid] dari [Hajjaj] dari [Makhul] berkata; [Abu Ayyub] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "empat perkara yang merupakan sunnah para rasul yaitu memakai wangi-wangian, nikah, siwak, dan rasa malu".


Hadist Ke-22479

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَدِمَ عَلَيْنَا أَبُو أَيُّوبَ وَعُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ يَوْمَئِذٍ عَلَى مِصْرَ فَأَخَّرَ الْمَغْرِبَ فَقَامَ إِلَيْهِ أَبُو أَيُّوبَ فَقَالَ مَا هَذِهِ الصَّلَاةُ يَا عُقْبَةُ قَالَ شُغِلْنَا قَالَ أَمَا وَاللَّهِ مَا بِي إِلَّا أَنْ يَظُنَّ النَّاسُ أَنَّكَ رَأَيْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ هَذَا أَمَا سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَزَالُ أُمَّتِي بِخَيْرٍ أَوْ عَلَى الْفِطْرَةِ مَا لَمْ يُؤَخِّرُوا الْمَغْرِبَ إِلَى أَنْ تَشْتَبِكَ النُّجُومُ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu Adi] dari [Muhammad bin Ishaq] telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Habib] dari [Martsad bin Abdullah] berkata; pada suatu hari Abu Ayyub dan Uqbah bin Amir mendatangi kami ke Mesir, lalu dia (uqbah) mengakhirkan shalat maghrib, maka Abu Ayyub berdiri dan berkata; shalat apa ini wahai Uqbah? Ia 'Uqbah menjawab: Kami sibuk. Berkata [Abu Ayyub Al Anshari]; Demi Allah, orang-orang pasti mengira kau melakukan ini karena kau pernah melihat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Salam melakukannya, apa kau tidak pernah mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Salam bersabda: "Ummatku akan senantiasa baik atau diatas fitrah selama mereka tidak menunda maghrib hingga bintang-bintang bertaburan."


Hadist Ke-22480

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ قَالَ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ عَشْرَ مَرَّاتٍ كَانَ كَمَنْ أَعْتَقَ أَرْبَعَ رِقَابٍ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ أَبِي زَائِدَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي السَّفَرِ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ رَبِيعِ بْنِ خُثَيْمٍ بِمِثْلِ ذَلِكَ قَالَ فَقُلْتُ لِلَّربِيعِ مِمَّنْ سَمِعْتَهُ فَقَالَ مِنْ عَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ فَقُلْتُ لِعَمْرِو بْنِ مَيْمُونٍ مِمَّنْ سَمِعْتَهُ فَقَالَ مِنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى فَقُلْتُ لِابْنِ أَبِي لَيْلَى مِمَّنْ سَمِعْتَهُ قَالَ مِنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ يُحَدِّثُهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Umar bin Abu Zaidah] dari [Abu Ishaq] dari [Amru bin Maimun] berkata; barang siapa yang membaca LA ILAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIKA LAHU LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA 'ALA KULLI SYAI'IN QADIR sebanyak sepuluh kali, maka sama seperti orang yang membebaskan empat orang budak dari keturunan Isma'il. Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Umar bin Abu Zaidah] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abu Safar] dari [Asy Sya'bi] dari [Rabi' bin Hutsaim] seperti itu. Perawi berkata; saya berkata kepada Rabi'; dari siapa engkau mendengarnya?, dia berkata; dari [Amru bin Maimun] maka aku berkata kepada Amru bin Maimun; dari siapa engkau mendengarnya?, dia berkata; dari [Ibnu Abu Laila] lalu aku berkata kepada Ibnu Abu Laila; dari siapa engkau mendengarnya?, dia berkata; dari [Abu Ayyub Al Anshari] menceritakan kepadanya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam.