Hadist Ke-22056
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ الْأَحْنَفِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ عَمٍّ لِي قَالَ قُلْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْ لِي قَوْلًا وَأَقْلِلْ لَعَلِّي أَعْقِلُهُ قَالَ لَا تَغْضَبْ قَالَ فَعُدْتُ لَهُ مِرَارًا كُلُّ ذَلِكَ يَعُودُ إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَغْضَبْ
Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Abi Az Zinad] dari [ayahnya] dari ['Urwah] dari [Al Ahnaf bin Qais] berkata; Telah mengabarkan kepadaku [keponakanku], ia berkata; Aku berkata kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam: Wahai Rasulullah! Sampaikanlah suatu perkataan padaku dan peringkaslah mudah-mudahan aku memahaminya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Jangan marah." Lalu aku mengulanginya berkali-kali, semuanya dibalas Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam dengan sabda: "Jangan marah."
Hadist Ke-22057
حَدَّثَنَا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا الْجُعَيْدُ عَنْ مُوسَى بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْخَطْمِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ مُحَمَّدَ بْنَ كَعْبٍ وَهُوَ يَسْأَلُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ يَقُولُ أَخْبِرْنِي مَا سَمِعْتَ أَبَاكَ يَقُولُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَثَلُ الَّذِي يَلْعَبُ بِالنَّرْدِ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّي مَثَلُ الَّذِي يَتَوَضَّأُ بِالْقَيْحِ وَدَمِ الْخِنْزِيرِ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّي
Telah menceritakan kepada kami [Makki bin Ibarhim] telah menceritakan kepada kami [Al Ju'aid] dari [Musa bin 'Abdur Rahman Al Khathmi] bahwa ia mendengar Muhammad bin Ka'ab bertanya kepada ['Abdur Rahman], ia berkata; Beritahukanlah padaku apa yang kau dengar dari ayahmu yang ia dengar dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam. Berkata 'Abdur Rahman: Aku mendengar [ayahku] berkata; Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: "Perumpamaan orang yang bermain dadu kemudian shalat sama seperti orang yang berwudhu dengan air muntah dan darah babi kemudian shalat."
Hadist Ke-22058
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ جُرَيٍّ النَّهْدِيِّ عَنْ رَجُلٍ مِنْ بَنِي سُلَيْمٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَقَدَ فِي يَدِهِ أَوْ فِي يَدِ السُّلَمِيِّ فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ نِصْفُ الْمِيزَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ يَمْلَأُ الْمِيزَانَ وَاللَّهُ أَكْبَرُ يَمْلَأُ مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَالطُّهُورُ نِصْفُ الْمِيزَانِ وَالصَّوْمُ نِصْفُ الصَّبْرِ
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abu Ishaq] dari [Jurai An Nahdi] dari [seseorang] dari Bani Sulaim bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam memegang tangan beliau atau tangan orang dari Sulaim kemudian bersabada: "Subhanallaah adalah separuh timbangan, alhamdulillaah memenuhinya, Allahu akbar memenuhi antara langit dan bumi, bersuci adalah separuh keimanan dan puasa adalah separuh kesabaran."
Hadist Ke-22059
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَوْسٍ عَنْ رَجُلٍ حَدَّثَهُ مُؤَذِّنُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ نَادَى مُنَادِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَوْمٍ مَطِيرٍ صَلُّوا فِي الرِّحَالِ
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari ['Amru bin Dinar] dari ['Amru bin Aus] dari [seseorang], telah menceritakan kepadanya [mu`adzin] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam, ia berkata; Mu`adzin Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam menyerukan pada saat hujan: Shalatlah dirumah.
Hadist Ke-22060
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ يَحْيَى بْنِ عُمَارَةَ بْنِ أَبِي حَسَنٍ حَدَّثَتْنِي مَرْيَمُ ابْنَةُ إِيَاسِ بْنِ الْبُكَيْرِ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا فَقَالَ أَعِنْدَكِ ذَرِيرَةٌ قَالَتْ نَعَمْ فَدَعَا بِهَا فَوَضَعَهَا عَلَى بَثْرَةٍ بَيْنَ أَصَابِعِ رِجْلَيْهِ ثُمَّ قَالَ اللَّهُمَّ مُطْفِئَ الْكَبِيرِ وَمُكَبِّرَ الصَّغِيرِ أَطْفِهَا عَنِّي فَطُفِئَتْ
Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepadaku ['Amru bin Yahya bin 'Umarah bin Abu Hasan] telah menceritakan kepada ku [Maryam binti Iyas bin Al Bukair, sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam] dari [sebagaian istri] Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam memasuki kediamannya kemudian beliau bertanya: "Apa kau punya bedak?" ia menjawab: Ya. Beliau memintanya kemudian diletakkan diatas bisul diantara jari-jari kaki beliau kemudian bersabda: "Ya Allah! Yang memadamkan yang besar dan yang membesarkan yang kecil, padamkanlah ia dariku." Kemudian bisul beliau pun sembuh.