Hadist Ke-21756

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي حَازِمٍ قَالَ سَمِعْتُ سَهْلًا يَقُولُ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ مَنْ وَرَدَ شَرِبَ وَمَنْ شَرِبَ لَمْ يَظْمَأْ بَعْدَهُ أَبَدًا وَلَيَرِدَنَّ عَلَيَّ أَقْوَامٌ أَعْرِفُهُمْ وَيَعْرِفُونَنِي ثُمَّ يُحَالُ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ قَالَ أَبُو حَازِمٍ فَسَمِعَنِي النُّعْمَانُ بْنُ أَبِي عَيَّاشٍ وَأَنَا أُحَدِّثُهُمْ هَذَا الْحَدِيثَ فَقَالَ هَكَذَا سَمِعْتَ سَهْلًا يَقُولُ قَالَ فَقُلْتُ نَعَمْ قَالَ وَأَنَا أَشْهَدُ عَلَى أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ لَسَمِعْتُ يَزِيدَ فَيَقُولُ إِنَّهُمْ مِنِّي فَيُقَالُ إِنَّكَ لَا تَدْرِي مَا عَمِلُوا بَعْدَكَ فَأَقُولُ سُحْقًا سُحْقًا لِمَنْ بَدَّلَ بَعْدِي

Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah bercerita kepada kami [Ya'qub bin 'Abdur Rahman] dari [Abu Hazim] berkata: Aku mendengar Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Aku terlebih dahulu mendahului kalian ke telaga, barangsiapa yang datang pasti minum dan barangsiapa yang meminum tidak akan haus selamanya, sungguh kaum-kaum akan mendatangiku, aku mengenali mereka dan mereka mengenaliku kemudian antara mereka dan aku terhalang." Berkata Abu Hazim: [An Nu'man bin Abu 'Ayyasy] mendengarku saat aku menceritakan hadis ini, ia berkata: Seperti itu kau mendengar [Sahal] berkata? Aku menjawab: Ya dan aku bersaksi atas [Abu Sa'id Al Khudri] aku mendengar Yazid berkata: mereka termasuk golonganku. Lalu dikatakan: kau tidak tahu apa yang mereka lakukan setelahmu. Aku berkata: Binasa, binasalah orang yang merubah sepeninggalku.


Hadist Ke-21757

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عَلِيٍّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَوَكَّلَ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ تَوَكَّلْتُ لَهُ بِالْجَنَّةِ

Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami ['Umar bin 'Ali] berkata: Aku mendengar [Abu Hazim] dari [Sahal bin Sa'ad] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Barangsiapa menjamin kesucian sesuatu diantara dua jenggot (mulut) dan diantara dua kakinya (farji) untukku, aku menjaminkan surga baginya."


Hadist Ke-21758

حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِشَرَابٍ فَشَرِبَ مِنْهُ وَعَنْ يَمِينِهِ غُلَامٌ وَعَنْ يَسَارِهِ الْأَشْيَاخُ فَقَالَ لِلْغُلَامِ أَتَأْذَنُ لِي أَنْ أُعْطِيَ هَؤُلَاءِ فَقَالَ لَا وَاللَّهِ لَا أُوثِرُ بِنَصِيبِي مِنْكَ أَحَدًا قَالَ فَتَلَّهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَدِهِ

Telah bercerita kepadaku [Ishaq bin 'Isa] telah bercerita kepada kami [Malik] dari [Abu Hazim] dari [Sahal bin Sa'ad Al Anshari] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam diberi minuman, beliau minum dan di sebelah kanan beliau ada anak kecil, sebelah kiri beliau orang-orang tua, beliau bersabda kepada anak kecil: "Apa kau mengizinkanku untuk memberi mereka?" anak kecil menjawab: Aku tidak akan mendahulukan bagianku dari baginda untuk seorang pun. Berkata Sahal: Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam meletakkan minuman itu di tangannya.


Hadist Ke-21759

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي حَازِمٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ أَنَّ امْرَأَةً أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِبُرْدَةٍ مَنْسُوجَةٍ فِيهَا حَاشِيَتَاهَا قَالَ سَهْلٌ وَهَلْ تَدْرُونَ مَا الْبُرْدَةُ قَالُوا نَعَمْ هِيَ الشَّمْلَةُ قَالَ نَعَمْ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ نَسَجْتُ هَذِهِ بِيَدِي فَجِئْتُ بِهَا لِأَكْسُوَكَهَا فَأَخَذَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُحْتَاجًا إِلَيْهَا فَخَرَجَ عَلَيْنَا وَإِنَّهَا لَإِزَارُهُ فَجَسَّهَا فُلَانُ بْنُ فُلَانٍ رَجُلٌ سَمَّاهُ فَقَالَ مَا أَحْسَنَ هَذِهِ الْبُرْدَةَ اكْسُنِيهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ فَلَمَّا دَخَلَ طَوَاهَا وَأَرْسَلَ بِهَا إِلَيْهِ فَقَالَ لَهُ الْقَوْمُ وَاللَّهِ مَا أَحْسَنْتَ كُسِيَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُحْتَاجًا إِلَيْهَا ثُمَّ سَأَلْتَهُ إِيَّاهَا وَقَدْ عَلِمْتَ أَنَّهُ لَا يَرُدُّ سَائِلًا فَقَالَ وَاللَّهِ إِنِّي مَا سَأَلْتُهُ لِأَلْبَسَهَا وَلَكِنْ سَأَلْتُهُ إِيَّاهَا لِتَكُونَ كَفَنِي يَوْمَ أَمُوتُ قَالَ سَهْلٌ فَكَانَتْ كَفَنَهُ يَوْمَ مَاتَ

Telah menceritakan kepada kami [Suraij bin An Nu'man] telah bercerita kepada kami [Ibnu Abi Hazim] berkata: telah mengabarkan kepadaku [ayahku] dari [Sahal bin Sa'ad As Sa'idi] bahwa seseorang mendatangi Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dengan membawa selimut bersulam yang ada rendanya. Sahal berkata: Apa kalian tahu apakah selimut itu? Mereka menjawab: Ya, itu adalah mantel. Sahal berkata: Ya. Wanita itu berkata: Wahai Rasulullah! Aku menenun selimut ini dengan tanganku, aku membawanya untuk dikenakannya pada baginda. Lalu Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengambilnya seraya memerlukannya. Lalu beliau keluar menemui kami dan selimut itu berupa kain sarung, kemudian fulan bin fulan memandanginya -namanya disebut oleh Sahal- dan berkata: Alangkah bagusnya selimut ini, kenakanlah untukku wahai Rasulullah! Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Ya." Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam masuk dan melipatnya dan memberikannya pada orang itu. Orang-orang berkata pada orang itu: Demi Allah, kau berlaku kurang ajar. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam diberi selimut itu saat beliau memerlukannya, malahan kau memintanya, padahal kau tahu beliau tidak pernah menolak seorang peminta pun. Orang itu berkata: Demi Allah, aku tidak memintanya untuk memakainya tapi aku memintanya untuk aku jadikan sebagai kafanku pada saat aku meninggal. Berkata Sahal: Selimut itu dijadikan kafan saat ia meninggal.


Hadist Ke-21760

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ هَارُونَ بْنِ مَعْرُوفٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي أَبُو صَخْرٍ أَنَّ أَبَا حَازِمٍ حَدَّثَهُ قَالَ سَمِعْتُ سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ يَقُولُ شَهِدْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَجْلِسًا وَصَفَ فِيهِ الْجَنَّةَ حَتَّى انْتَهَى ثُمَّ قَالَ فِي آخِرِ حَدِيثِهِ فِيهَا مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلَا عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ خَطَرَ ثُمَّ قَرَأَ هَذِهِ الْآيَةَ { تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنْ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ فَلَا تَعْلَمُ نَفْسٌ مَا أُخْفِيَ لَهُمْ مِنْ قُرَّةِ أَعْيُنٍ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ }

Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Ma'ruf] dan saya mendengarnya dari Harun bin Ma'ruf, telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Wahb] telah bercerita kepadaku [Abu Shakr] bahwa [Abu Hazim] bercerita padanya, ia berkata: Aku mendengar [Sahal bin Sa'ad] berkata: Aku menghadiri majlis Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, beliau menyebut-nyebut surga hingga usai. Diakhir hadis beliau bersabda: Isi surga itu belum terlihat mata, belum terdengar telinga dan tidak terlintas dibenak manusia." Selanjutnya beliau membaca ayat ini: "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang kami berikan. Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan." (As Sajdah: 16-17).