Hadist Ke-21326

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي عَمْرٍو الشَّيْبَانِيِّ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ رَفَعَهُ وَقَالَ شَاذَانُ مَرَّةً عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْمُسْتَشَارُ مُؤْتَمَنٌ وَذَكَرَ شَاذَانُ أَيْضًا حَدِيثَ الدَّالِّ عَلَى الْخَيْرِ كَفَاعِلِهِ

Telah menceritakan kepada kami [Aswad bin 'Amir] telah bercerita kepada kami [Syarik] dari [Al A'masy] dari [Abu 'Amr Asy Syaibani] dari [Abu Mas'ud] ia memarfu'kannya -berkata Syadzan- sesekali dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Penasehat itu dipercaya." Syadzan juga menyebutkan hadis; Orang yang menunjukkan kepada kebaikan sama seperti orang yang mengerjakannya.


Hadist Ke-21327

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِقُرَيْشٍ إِنَّ هَذَا الْأَمْرَ لَا يَزَالُ فِيكُمْ وَأَنْتُمْ وُلَاتُهُ مَا لَمْ تُحْدِثُوا فَإِذَا فَعَلْتُمْ ذَلِكَ سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ شِرَارَ خَلْقِهِ وَالْتَحَوْكُمْ كَمَا يُلْتَحَى الْقَضِيبُ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Habib bin Abu Tsabit] dari [Al Qosim bin Al Harits] dari ['Abdullah bin 'Utbah] dari [Abu Mas'ud] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda kepada kaum Quraisy; Masalah kekuasaan ini akan tetap ada pada kalian dan kalian yang menguasainya selama kalian tidak membuat-buat hal-hal baru. Bila kalian melakuannya, Allah akan memberi kuasa pada makhlukNya yang jahat untuk menguasai kalian lalu mereka akan menguliti kalian laksana pedang tajam menguliti."


Hadist Ke-21328

حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَحَجَّاجٌ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو قَبِيلٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمُقْرِئَ يَقُولُ قَالَ حَجَّاجٌ عَنْ أَبِي قَبِيلٍ حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُبْلَانِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا أُحِبُّ أَنَّ لِي الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا بِهَذِهِ الْآيَةِ { يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ } فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَمَنْ أَشْرَكَ فَسَكَتَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ إِلَّا مَنْ أَشْرَكَ ثَلَاثَ مَرَّاتِ

Telah menceritakan kepada kami [Hasan] dan [Hajjaj] keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah bercerita kepada kami [Abu Qobil], ia berkata; Saya mendengar [Abu 'Abdur Rahman Al Muqri`]. Berkata Hajjaj dari [Abu Qobil] telah bercerita kepadaku [Abu 'Abdur Rahman Al Jublani] bahwa ia mendengar [Tsauban], pelayan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berkata; Saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Ayat ini lebih aku sukai dari pada dunia seisinya; 'Hai hamba-hambaKu yang berlebih-lebihan atas dirinya, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni seluruh dosa-dosa, sesungguhnya Ia Maha Pengampun lagi Penyayang'." Kemudian seseorang bertanya; Wahai Rasulullah! Lalu orang yang menyekutukan Allah? Nabi Shallallahu'alaihiwasallam diam lalu bersabda; "Kecuali orang yang menyekutukan." Beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali.


Hadist Ke-21329

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جُحَادَةَ حَدَّثَنِي حُمَيْدٌ الشَّامِيُّ عَنْ سُلَيْمَانَ الْمَنْبِهِيِّ عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَافَرَ آخِرُ عَهْدِهِ بِإِنْسَانٍ فَاطِمَةُ وَأَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ عَلَيْهِ إِذَا قَدِمَ فَاطِمَةُ قَالَ فَقَدِمَ مِنْ غَزَاةٍ لَهُ فَأَتَاهَا فَإِذَا هُوَ يَمْسَحُ عَلَى بَابِهَا وَرَأَى عَلَى الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ قَلْبَيْنِ مِنْ فِضَّةٍ فَرَجَعَ وَلَمْ يَدْخُلْ عَلَيْهَا فَلَمَّا رَأَتْ ذَلِكَ فَاطِمَةُ ظَنَّتْ أَنَّهُ لَمْ يَدْخُلْ عَلَيْهَا مِنْ أَجْلِ مَا رَأَى فَهَتَكَتْ السِّتْرَ وَنَزَعَتْ الْقَلْبَيْنِ مِنْ الصَّبِيَّيْنِ فَقَطَعَتْهُمَا فَبَكَى الصَّبِيَّانِ فَقَسَمَتْهُ بَيْنَهُمَا فَانْطَلَقَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُمَا يَبْكِيَانِ فَأَخَذَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُمَا فَقَالَ يَا ثَوْبَانُ اذْهَبْ بِهَذَا إِلَى بَنِي فُلَانٍ أَهْلُ بَيْتٍ بِالْمَدِينَةِ وَاشْتَرِ لِفَاطِمَةَ قِلَادَةً مِنْ عَصَبٍ وَسِوَارَيْنِ مِنْ عَاجٍ فَإِنَّ هَؤُلَاءِ أَهْلُ بَيْتِي وَلَا أُحِبُّ أَنْ يَأْكُلُوا طَيِّبَاتِهِمْ فِي حَيَاتِهِمْ الدُّنْيَا

Telah menceritakan kepada kami ['Abdush Shamad] telah bercerita kepadaku [ayahku] telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Juhadah] telah bercerita kepadaku [Humaid Asy Syami] dari [Sulaiman Al Manhibi] dari [Tsauban], pelayan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berkata; Bila Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bepergian, orang terakhir yang dipamiti dan orang pertama yang didatangi saat tiba adalah Fathimah. Berkata Tsauban; Beliau tiba dari suatu peperangan lalu mendatangi Fathimah, beliau mengusap pintu rumahnya dan melihat Al Hasan dan Al Husain mengenakan kalung perak, beliau tidak masuk. Saat Fathimah melihat hal itu, ia mengira beliau tidak mau masuk karena yang beliau lihat, Fathimah mencopot tabir, melepas dua kalung dari kedua anaknya dan memotongnya. Kedua anak menangis lalu Fathimah membagi untuk keduanya lalu keduanya pergi ke Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam seraya menangis lalu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memungut kalung itu dari keduanya kemudian bersabda; "Hai Tsauban! Bawalah ini ke Bani Fulan, keluarga di Madinah, lalu belikanlah kalung kalung dari serabut dan gelang dari gading untuk Fathimah karena mereka adalah keluargaku, aku tidak mau mereka memakan kebaikan mereka dalam kehidupan dunia mereka."


Hadist Ke-21330

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى وَأَبُو الْيَمَانِ وَهَذَا حَدِيثُ إِسْحَاقَ قَالَا حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ رَاشِدِ بْنِ دَاوُدَ الْأُمْلُوكِيِّ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسِيرٍ لَهُ إِنَّا مُدْلِجُونَ فَلَا يُدْلِجَنَّ مُصْعِبٌ وَلَا مُضْعِفٌ فَأَدْلَجَ رَجُلٌ عَلَى نَاقَةٍ لَهُ صَعْبَةٍ فَسَقَطَ فَانْدَقَّتْ فَخِذُهُ فَمَاتَ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالصَّلَاةِ عَلَيْهِ ثُمَّ أَمَرَ مُنَادِيًا يُنَادِي فِي النَّاسِ إِنَّ الْجَنَّةَ لَا تَحِلُّ لِعَاصٍ إِنَّ الْجَنَّةَ لَا تَحِلُّ لِعَاصٍ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ

Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin 'Isa] dan [Abu Al Yaman] dan ini adalah hadis Ishaq, keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Rasyid bin Dawud Al Amluki] dari [Abu Asma` Ar Rohabi] dari [Tsauban], pelayan Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda dalam sebuah perjalanan beliau; "Kami berjalan semalaman, maka janganlah tunggangan yang bermasalah dan lemah berjalan semalaman." Lalu seseorang berjalan semalaman dengan mengendarai unta yang bermasalah, ia terjatuh dan lututnya terbentur lalu mati. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memerintahkan agar dishalati lalu memerintahkan seseorang menyerukan; Surga tidak halal bagi orang yang durhaka, surga tidak halal bagi orang yang durhaka. Sebanyak tiga kali.