Hadist Ke-21056

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكِّيِّ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ عَامِرِ بْنِ وَاثِلَةَ أَنَّ مُعَاذًا أَخْبَرَهُ أَنَّهُمْ خَرَجُوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ تَبُوكَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَجْمَعُ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ وَالْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ قَالَ وَأَخَّرَ الصَّلَاةَ ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ جَمِيعًا ثُمَّ دَخَلَ ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ جَمِيعًا ثُمَّ قَالَ إِنَّكُمْ سَتَأْتُونَ غَدًا إِنْ شَاءَ اللَّهُ عَيْنَ تَبُوكَ وَإِنَّكُمْ لَنْ تَأْتُوا بِهَا حَتَّى يَضْحَى النَّهَارُ فَمَنْ جَاءَ فَلَا يَمَسَّ مِنْ مَائِهَا شَيْئًا حَتَّى آتِيَ فَجِئْنَا وَقَدْ سَبَقَنَا إِلَيْهَا رَجُلَانِ وَالْعَيْنُ مِثْلُ الشِّرَاكِ تَبِضُّ بِشَيْءٍ مِنْ مَاءٍ فَسَأَلَهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ مَسِسْتُمَا مِنْ مَائِهَا شَيْئًا فَقَالَا نَعَمْ فَسَبَّهُمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ لَهُمَا مَا شَاءَ اللَّهُ أَنْ يَقُولَ ثُمَّ غَرَفُوا بِأَيْدِيهِمْ مِنْ الْعَيْنِ قَلِيلًا قَلِيلًا حَتَّى اجْتَمَعَ فِي شَيْءٍ ثُمَّ غَسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ ثُمَّ أَعَادَهُ فِيهَا فَجَرَتْ الْعَيْنُ بِمَاءٍ كَثِيرٍ فَاسْتَقَى النَّاسُ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ يَا مُعَاذُ إِنْ طَالَتْ بِكَ حَيَاةٌ أَنْ تَرَى مَاءً هَاهُنَا قَدْ مَلَأَ جِنَانًا حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ أَنَّ أَبَا الطُّفَيْلِ أَخْبَرَهُ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ أَخْبَرَهُ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ وَقَالَ تَبِضُّ بِشَيْءٍ مِنْ مَاءٍ

Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. berkata; Saya membaca dihahadapan ['Abdur Rahman bin Mahdi]; telah bercerita kepada kami [Malik] dari [Abu Az Zubair Al Makki] dari [Abu Ath Thufail 'Amir bin Watsilah] bahwa [Mu'adz bin Jabal] menghabarkan padanya, bahwa mereka pergi bersama Nabi Shallallahu'alaihiwasallam saat perang Tabuk, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menjamak zhuhur dan ashar, magrib dan isya'. Ia berkata; Beliau menunda shalat kemudian pergi lalu shalat zhuhur dan ashar secara dijamak. Selanjutnya beliau pergi lalu shalat maghrib dan isya' secara dijamak. Setelah itu beliau bersabda; "Sesungguhnya kalian esok insya Allah akan mendatangi mata air Tabuk, kalian tidak akan mendatanginya hingga siang. Siapa pun yang datang jangan ada yang menyentuh airnya sama sekali hingga aku tiba." Kami datang dan ada dua orang yang telah tiba sebelum kami. Mata air itu seperti tali sandal yang mengeluarkan sedikit air. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bertanya kepada kedua orang itu; "Apa kalian berdua sudah menyentuh airnya?" kedua orang itu menjawab; Ya. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam pun mencela keduanya kemudian bersabda pada keduanya dengan kata-kata yang masya Allah. Kemudian mereka melihat adanya air ditangan mereka sedikit demi sedikit hingga terkumpul, setelah itu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membasuh wajah dan tangan beliau lalu mengembalikannya lagi. Air pun memancar dengan banyaknya kemudian orang-rang meminumnya. Selanjutnya Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hampir saja hai Mu'adz! Bila umurmu panjang akan melihat air disini memenuhi taman." Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Rouh] telah bercerita kepada kami [Malik bin Anas] dari [Abu Az Zubair] bahwa [Abu Ath Thufail] memberi khabar padanya bahwa [Mu'adz bin Jabal] memberitahunya. Kemudian ia menyebutkan maknanya dan berkata; Mengeluarkan sedikit air.


Hadist Ke-21057

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ أَنَّ عُبَيْدَ اللَّهِ بْنَ زَحْرٍ حَدَّثَهُ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ أَبِي عَيَّاشٍ قَالَ قَالَ مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ شِئْتُمْ أَنْبَأْتُكُمْ مَا أَوَّلُ مَا يَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمَا أَوَّلُ مَا يَقُولُونَ لَهُ قُلْنَا نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُولُ لِلْمُؤْمِنِينَ هَلْ أَحْبَبْتُمْ لِقَائِي فَيَقُولُونَ نَعَمْ يَا رَبَّنَا فَيَقُولُ لِمَ فَيَقُولُونَ رَجَوْنَا عَفْوَكَ وَمَغْفِرَتَكَ فَيَقُولُ قَدْ وَجَبَتْ لَكُمْ مَغْفِرَتِي

Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ['Ali bin Ishak] telah memberitakan kepada kami ['Abdullah] telah memberitakan kepada kami [Yahya bin Ayyub] bahwa ['Ubaidullah bin Zahr] bercerita kepadanya dari [Khalid bin Abu 'Imron] dari [Abu 'Ayyasy] berkata; [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Bila kalian mau, akan aku beritahukan apa yang pertama difirmankan Allah AzzaWaJalla kepada orang-orang mu`min pada hari kiamat dan apa yang pertama kali mereka katakan padaNya." Kami berkata; Ya wahai Rasulullah. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Sesungguhnya Allah AzzaWaJalla berfirman kepada orang-orang mu`min; 'Apa kalian suka bertemu denganKu? ' mereka menjawab; Ya, wahai Rabb kami. Allah bertanya, 'Kenapa? ' mereka menjawab; Karena kami mengharapkan maaf dan ampunanMu. Allah subhanahu wata'ala berfirman, 'Wajiblah ampunanKu untuk kalian'."


Hadist Ke-21058

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَنَا شُعَيْبٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي حُسَيْنٍ حَدَّثَنِي شَهْرُ بْنُ حَوْشَبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ غَنْمٍ وَهُوَ الَّذِي بَعَثَهُ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ إِلَى الشَّامِ يُفَقِّهُ النَّاسَ أَنَّ مُعَاذَ بْنَ جَبَلٍ حَدَّثَهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ رَكِبَ يَوْمًا عَلَى حِمَارٍ لَهُ يُقَالُ لَهُ يَعْفُورٌ رَسَنُهُ مِنْ لِيفٍ ثُمَّ قَالَ ارْكَبْ يَا مُعَاذُ فَقُلْتُ سِرْ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ ارْكَبْ فَرَدَفْتُهُ فَصُرِعَ الْحِمَارُ بِنَا فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَضْحَكُ وَقُمْتُ أَذْكُرُ مِنْ نَفْسِي أَسَفًا ثُمَّ فَعَلَ ذَلِكَ الثَّانِيَةَ ثُمَّ الثَّالِثَةَ فَرَكِبَ وَسَارَ بِنَا الْحِمَارُ فَأَخْلَفَ يَدَهُ فَضَرَبَ ظَهْرِي بِسَوْطٍ مَعَهُ أَوْ عَصًا ثُمَّ قَالَ يَا مُعَاذُ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ فَقُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ اللَّهِ عَلَى الْعِبَادِ أَنْ يَعْبُدُوهُ وَلَا يُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا قَالَ ثُمَّ سَارَ مَا شَاءَ اللَّهُ ثُمَّ أَخْلَفَ يَدَهُ فَضَرَبَ ظَهْرِي فَقَالَ يَا مُعَاذُ يَا ابْنَ أُمِّ مُعَاذٍ هَلْ تَدْرِي مَا حَقُّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا هُمْ فَعَلُوا ذَلِكَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَإِنَّ حَقَّ الْعِبَادِ عَلَى اللَّهِ إِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ أَنْ يُدْخِلَهُمْ الْجَنَّةَ

Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah memberitakan kepada kami [Syu'aib] telah bercerita kepadaku ['Abdullah bin Abu Husain] telah bercerita kepadaku [Syahr bin Hausyab] dari ['Abdur Rahman bin Ghanm] yang diutus 'Umar bin Al Khoththob ke Syam untuk mengajar, bahwa [Mu'adz bin Jabal] bercerita kepadanya dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam suatu ketika beliau naik keledai milik beliau yang bernama Ya'fur yang diberi tali kendali dari sabut. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Naiklah Mu'adz." Saya berkata; Jalanlah wahai Rasulullah Shallallahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Naiklah." Saya pun membonceng kemudian keledai jatuh. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berdiri seraya tertawa dan aku pun bangun seraya meminta maaf. Hal itu terjadi hingga dua dan tiga kali. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam naik dan berjalan bersama keledai. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam menarik tangan beliau ke belakang dan memukul punggungku dengan cambuk atau tongkat beliau dan bersabda; "Hai Mu'adz! Tahukah kamu apa hak Allah atas manusia?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "MenyembahnNya dan tidak menyekutukaNnya dengan sesuatu pun." Kemudian berjalan hingga jauh lalu menarik tangan beliau ke belakang dan memukul punggungku, Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Hai Mu'adz, Hai Ibnu Ummi Mu'adz! Apa kau tahu hak manusia atas Allah bila mereka melakukan hal itu?" saya menjawab; Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Sesungguhnya hak manusia atas Allah bila mereka melakukannya adalah Allah memasukkan mereka ke surga."


Hadist Ke-21059

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ حَدَّثَنِي بَقِيَّةُ حَدَّثَنِي ضُبَارَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ دُوَيْدِ بْنِ نَافِعٍ عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا مُعَاذُ أَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ عَلَى يَدَيْكَ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الشِّرْكِ خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ

Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Haiwah bin Syuraih] telah bercerita kepadaku [Baqiyah] telah bercerita kepadaku [Dhubaroh bin 'Abdullah] dari [Duwaid bin Nafi'] dari [Mu'adz bin Jabal] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda; "Hai Mu'adz! Bahwa Allah memberi hidayah seseorang musyrik melalui usahamu itu lebih baik bagimu dari pada kau memiliki unta merah."


Hadist Ke-21060

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ صَفْوَانَ بْنِ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ مُعَاذٍ قَالَ أَوْصَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَشْرِ كَلِمَاتٍ قَالَ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ شَيْئًا وَإِنْ قُتِلْتَ وَحُرِّقْتَ وَلَا تَعُقَّنَّ وَالِدَيْكَ وَإِنْ أَمَرَاكَ أَنْ تَخْرُجَ مِنْ أَهْلِكَ وَمَالِكَ وَلَا تَتْرُكَنَّ صَلَاةً مَكْتُوبَةً مُتَعَمِّدًا فَإِنَّ مَنْ تَرَكَ صَلَاةً مَكْتُوبَةً مُتَعَمِّدًا فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ اللَّهِ وَلَا تَشْرَبَنَّ خَمْرًا فَإِنَّهُ رَأْسُ كُلِّ فَاحِشَةٍ وَإِيَّاكَ وَالْمَعْصِيَةَ فَإِنَّ بِالْمَعْصِيَةِ حَلَّ سَخَطُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَإِيَّاكَ وَالْفِرَارَ مِنْ الزَّحْفِ وَإِنْ هَلَكَ النَّاسُ وَإِذَا أَصَابَ النَّاسَ مُوتَانٌ وَأَنْتَ فِيهِمْ فَاثْبُتْ وَأَنْفِقْ عَلَى عِيَالِكَ مِنْ طَوْلِكَ وَلَا تَرْفَعْ عَنْهُمْ عَصَاكَ أَدَبًا وَأَخِفْهُمْ فِي اللَّهِ

Telah bercerita kepada kami 'Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah memberitakan kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Shafwan bin 'Amr] dari ['Abdur Rahman bin Jubair bin Nufair Al Hadhromi] dari [Mu'adz bin Jabal] berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memberiku sepuluh wasiat; jangan menyekutukan Allah dengan apa pun meski kau terbunuh atau dibakar, jangan mendurhakai kedua orang tuamu meski keduanya memerintakanmu untuk meninggalkan keluarga dan hartamu, jangan tinggalkan shalat wajib dengan sengaja karena sesungguhnya orang yang meninggalkan shalat wajib dengan sengaja telah terbebas dari tanggungan Allah, jangan minum khomer karena itu induk semua kekejian, jauhilah kemaksiatan karena dengan kemaksiatanlah kemurkaan Allah AzzaWaJalla datang, jangan lari dari peperangan meski orang-orang telah mati, bila orang-orang mati sementara kau berada diantara mereka tetaplah bertahan, nafkahilah keluargamu dari usahamu, jangan kau angkat tongkatmu pada mereka dengan maksud untuk mendidik dan rahasiakanlah (kesalahan mereka) karena Allah."