Hadist Ke-9761
وَبِإِسْنَادِهِ قَالَ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ حِينَ يُفْطِرُ وَفَرْحَةٌ حِينَ يَلْقَى رَبَّهُ وَلَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
Masih melalui periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya dari [Abu Hurairah]. Dan dengan sanadnya, beliau bersabda: "Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika tiba waktu berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Dan sungguh, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dari harum kesturi."
Hadist Ke-9762
وَبِإِسْنَادِهِ هَذَا قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُسْتَأْمَرُ الْيَتِيمَةُ فِي نَفْسِهَا فَإِنْ سَكَتَتْ فَهُوَ إِذْنُهَا وَإِنْ أَبَتْ فَلَا جَوَازَ عَلَيْهَا
Masih melalui periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya dari [Abu Hurairah]. Dan dengan sanadnya ini, beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang perempuan yatim itu dimintai izin dalam pernikahannya, jika ia diam maka itulah bentuk izinnya, dan jika ia menolak maka tidak ada pemaksaan atas dirinya."
Hadist Ke-9763
وَبِإِسْنَادِهِ قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَرْحُ الْعَجْمَاءِ جُبَارٌ وَالْبِئْرُ جُبَارٌ وَالْمَعْدِنُ جُبَارٌ وَفِي الرِّكَازِ الْخُمُسُ
Masih melalui periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya dari [Abu Hurairah]. Dan dengan sanadnya, beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Binatang yang mati tertanduk adalah sia-sia, binatang yang mati tercebur ke dalam sumur adalah sia-sia, binatang yang mati tercebur ke dalam lubang penambangan adalah sia-sia, dan harta yang terpendam zakatnya adalah seperlima."
Hadist Ke-9764
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ عَنِ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ وَعَنْ لِبْسَتَيْنِ أَنْ يَشْتَمِلَ أَحَدُكُمْ الصَّمَّاءَ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَيَحْتَبِيَ بِثَوْبٍ وَاحِدٍ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ السَّمَاءِ شَيْءٌ
Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Muhammad], dia berkata; telah menceritakan kepadaku [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwasanya beliau melarang dari dua jual beli dalam satu kali transaksi dan dari dua cara berpakaian; (yaitu) seseorang dari kalian menyelimuti tubuhnya dengan satu kain sehingga tidak terlihat sesuatupun dari tubuhnya, dan berihtiba` (duduk di atas bokong dan mendekap kedua lututnya menempel pada dada) dengan menggunakan satu kain, antara dia dengan langit tidak ada suatu penghalang pun."
Hadist Ke-9765
وَبِإِسْنَادِهِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَبَّرَ الْإِمَامُ فَكَبِّرُوا وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا وَإِذَا صَلَّى جَالِسًا فَصَلُّوا جُلُوسًا
Masih melalui periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya dari [Abu Hurairah]. Dan dengan sanadnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika imam bertakbir maka bertakbirlah, jika imam ruku' maka ruku'lah, jika imam sujud maka sujudlah dan jika imam shalat dengan duduk maka shalatlah kalian semua dengan duduk."